Minggu, 08 Januari 2017

Perkembangan E-Commerce di Indonesia dari Masa ke Masa

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, perkembangan e-commerce di Indonesia semakin pesat. Apalagi Indonesia termasuk negara pengguna internet paling aktif dengan jumlah peserta yang fantasti. Sehingga, tak heran kalau bisnis e-commerce di indonesia sangat menjanjikan. Banyak pengusaha yang dulunya dilakukan secara offline, mereka mulai melengkapinya dengan bisnis online
foto:Startupbisnis.com
Upaya itu mampu meningkatkan penghasilan para pengusaha dan membuat produknya terkenal dengan cepat. Internet dan media sosial adalah faktor utama yang mempengaruhi perkembangan e-commerce di Indonesia ini. Dari layanan e-commerce proses jual-beli menjadi amat mudah, bahkan transaksi tidak usah dilakukan dengan bertemu langsung. Cukup ketikkan alamat toko online berkualitas, lalu pilih produk, pilih jenis pembayaran, transfer pembayaran, kemudian barang akan dikirim ke alamat pembeli. 

Siapapun pasti suka dengan layanan ini, mereka tidak perlu bersusah payah meninggalkan kesibukannya demi membeli produk yang diinginkan. Pengusaha e-commerce memanfaatkan blog, website, jejaring sosial dan layanan sms atau telepon untuk memikat calon pembeli. Dengan bahasa yang menarik dan pelayan prima, konsumen akan datang dengan sendirinya. Betapa mudahnya pengusaha sekarang. Semua orang pasti menginginkan ini!

Dalam perkembangan e-commerce di indonesia yang begitu pesat ini membuat orang-orang yang tidak bertanggung jawab melakukan aksinya. Pada tahun 2011-2012 bermunculan toko online palsu, baik melalui website maupun media sosial seperti facebook dan twitter. Mereka mengiming-imingi pembeli dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga normal. Setelah transaksi pembayaran selesai, bukannya barang yang dikirim tapi malah orang tersebut kabur dan menghapus data diri mereka.

Adanya penipuan-penipuan itu, pemeritah mulai mengatur tentang toko online dan memberlakukan beberapa peraturan pada toko online. Pemerintah juga mewanti-wanti para konsumen online ketika bertransaksi.

Perkembangan e-commerce di Indonesia nampaknya takkan surut. Pada tahun-tahun berikutnya, pengusaha toko online menggaet semua orang untuk menjadi reseller mereka atau agen toko online mereka. Baik mahasiswa, pelajar dan para ibu rumah tangga bisa menjadi agen toko online. Agen sebenarnya hanya bertindak sebagai promotor saja, barang dan semua proses transaksi diurus oleh pihak toko online. 

Apabila ada pembeli dari promosi yang dilakukan agen, maka agen akan mendapatkan komisi dari penjualan yang berhasil. Komisi ini tidak kecil dan cukup menjanjikan. Oleh karena itu banyak orang yang tidak melewatkan kesempatan menjadi agen toko online.


EmoticonEmoticon